KRISIS KEUANGAN GLOBAL, tidak perlu di takuti!!

19 10 2008

By henry’green’

di tulis saat suhu kamar tidur terasa panas sama dengan suhu kamar bumi yang makin panas

Bermula dari kredit macet bisnis perumahan, terjadilah krisis financial yang mengemparkan dunia. Kasus subprime mortgage, merupakan kredit perumahan yang beresiko tinggi hingga mengakibatkan krisis ekonomi di amerika. Awalnya, tahun 2002 bisnis perumahan di Amerika memang sangat menggiurkan. Orang yang berbisnis ini bisa langsung kaya mendadak. Tidak heran jika para investor dunia berlomba-lomba melirik di bisnis perumahan AS. Harga rumah awalnya sangat murah, kemudian di tahun berikutnya harga rumah menjadi mahal, di saat itulah banyak pemilik rumah yang menjual rumahnya untung mengambil profit. Sayangnya bisnis kredit perumahan ini mulai tidak sehat. Subprime mortgage mulai menaikkan bunga cicilan kepada para investor/pemilik rumah. Sehingga pemilik rumah tidak mampu untuk membayar surat utang. Pada akhirnya tidak ada lagi arus uang yang berputar. Dampak dari kredit macet perumahan itu baru terasa pada saat ini (2008). Kesalahan fatal tersebut mengakibatkan Krisis ekonomi yang mengemparkan dunia.

Saham lehman brother’s bangkrut, disusul oleh lembaga financial AIG (American International Group), Freddie mac & fannie mae, meryll lins mengalami krisis. Lembaga keuangan itu merupakan lembaga besar di amerika serikat, sehingga pemerintah berusaha membantu agar tidak bangkrut. Agar lembaga keuangan itu tidak kolaps maka pemerintah memberikan bantuan/dana talangan (bailout) yaitu sebesar $ 700 miliar. Dana talangan itu tidaklah sedikit jika di konversikan ke dalam rupiah menjadi 6500 triliun. Besarnya dana talangan itu 10 kali lebih besar dibandingkan dengan talangan yang diberikan pemerintah Indonesia saat krisis moneter terjadi. Bisa dibayangkan begitu parahnya krisis ekonomi di amerika. Seluruh negarapun mau tidak mau menerima imbasnya. Bailout yang diputuskan oleh pemerintah amerika pada mulanya tidak di setujui oleh kongres. Hanya beberapa persen saja yang sepakat atas kebijakan pemerintah. Namun setelah mengalami sedikit revisi, akhirnya DPR (house of representative) menyetujuinya. Jika tidak segera dilakukan suntikan dana segar, dalam waktu dekat krisis ekonomi amerika semakin menjadi parah. Meskipun suntikan dana segar itu hanya efektif untuk mengatasi kekacauan ekonomi dalam waktu pendek. Untuk kisaran 2 tahun ke depan amerika masih di dera krisis.

“Agar lembaga keuangan itu tidak kolaps maka pemerintah memberikan bantuan/dana talangan (bailout) yaitu sebesar $ 700 miliar. Dana talangan itu tidaklah sedikit jika di konversikan ke dalam rupiah menjadi 6500 triliun. Besarnya dana talangan itu 10 kali lebih besar dibandingkan dengan talangan yang diberikan pemerintah Indonesia saat krisis moneter terjadi”

Saham Wall Street selalu dibuka negative, Dow Jones terjun bebas

Jatuhnya saham wallstreet dan DJI di karenakan perekonomian amerika yang kian memburuk. Pemerintah amerika telah melakukan bailout kepada perbankan dan perusahaan financial yang bermasalah namun belum mampu mengatasi krisis yang sedang terjadi. Di pasar modal Dow jones terjun bebas dari level 13.000 hingga menyentuh level 8000. Merosotnya bursa saham DJI hingga 700 point atau melemah 10%. Anjloknya DJI membuat bursa saham dunia mengalami kehancuran. Saham di asia, hangseng (HIS) Nikkei (SSI) dan kospi (KSP) rata2 melemah hingga 20%. IHSG tidak mau ketinggalan terkena imbasnya yaitu jatuh hingga 22%.

Jatuhnya saham yang sangat tajam telah membuat investor merugi. Keadaan ini berujung pada kepanikan para investor untuk menjual sahamnya. Investor merasa lebih aman jika sahamnya kembali di uangkan. Belakangan ini diketahui ada sebagian investor yang melakukan short sell. Aksi short sell yang demikian sangat genjar dilakukan oleh investor. Motifnya tidak alain adalah untuk mencari keuntungan. Waluapun keuntungan yang di raup tersebut telah membuat pasar menjadi tidak stabil. Maka di amerika telah melarang tindakan short sell. Selain membuat pasar menjadi tidak stabil, tindakan itu juga merugikan keuangan Negara.

Pasar saham yang sedang bergejolak seperti inilah yang menurut George soros merupakan sebuah peluang untuk mendapatkan banyak uang. Soros menerapkan metode ini dengan asumsi bahwa harapan orang terhadap sesuatu tidak selalu sama dengan kenyataan yang terjadi. Sehingga ia pernah meraup keuntungan $ 1 miliar dari bank of England yang merugi. Mungkinkah saat-saat ini soros kembali melakukan aksinya?.kita liat saja nanti.

Krisis lingkungan lebih parah

Ada yang lebih parah dan menghawatirkan dari krisis ekonomi global yang melanda dunia. Krisis itu bernama krisis lingkungan. Tapi mengapa semua orang melupakannya?padahal tidak sedikit dana yang akan di keluarkan untuk mengembalikan kondisi lingkungan yang rusak parah. Kerusakan hutan yang kian menggila telah mengakibatkan bencana alam, kemiskinan, kekeringan dan kelaparan. Pembukaan lahan baru untuk perkebunan seperti kelapa sawit dan karet telah menghancurkan hutan alam. Pemburuan terhadap satwa langka juga turut mengahantui. Semua telah berulah kepada pengrusakan dan saat-saat inilah hasil dari ulahnya. Dana bantuan yang dikeluarkan pemerintah amerika sebesar $700 milliar untuk menyuntik lembaga financial merupakan dana yang sedikit. Kerusakan hutan, laut dan kotornya udara tentu memerlukan biaya yang lebih besar dari bailout tersebut. Namun kita tidak pernah memikirkannya?. Krisis ekonomi masih bisa pulih kisaran 2-5 tahun. Lalu bagaimana dengan krisis lingkungan?, apakah dalam waktu 5 tahun bisa pulih kembali?. Inilah tantangan kita untuk memikirkannya dan berjuang untuk memperbaikinya.

“Ada yang lebih parah dan menghawatirkan dari krisis ekonomi global yang melanda dunia. Krisis itu bernama krisis lingkungan. Tapi mengapa semua orang melupakannya?padahal tidak sedikit dana yang akan di keluarkan untuk mengembalikan kondisi lingkungan yang rusak parah”

Pertemuan Negara di dunia yang dilangsungkan di Bali belum lama ini untuk membahas tentang perubahan iklim nampaknya belum membawa dampak positip. Reaksi dari Negara-negara atas kerusakan lingkungan hanya sebatas keprihatinan. Padahal bukti kerusakan lingkungan telah terjadi sejak lama. Dampaknya telah nyata saat ini. Perubahan iklim di Indonesia adalah bukti nyata bahwa lingkungan telah rusak. Pada 5 atau 10 tahun silam musim hujan dan musim kemarau masih bisa di prediksi dengan tepat oleh badan meteorology dan geofisika. Namun tidak untuk saat ini. Musim hujan dan kemarau datang dan pergi tidak bisa di prediksi. Musibah banjir kini telah merambah ke Negara maju. Kota Virginia dan Iowa di amerika belum lama ini kebanjiran. Banyak pemilik rumah yang mengungsi dan harus merelakan rumahnya terendam banjir. Banyak pemilik rumah yang menderita kerugian karena telah kehilangan rumah mereka. Kerugian dari bencana lingkungan itu tentunya jika di perhitungkan lebih besar dari pada krisis ekonomi.

Membayar mahal kerusakan lingkungan

Menurut Hillary F. French, nasib anda ditentukan oleh udara yang anda hirup. Udara yang telah tercemar merupakan salah satu pembunuh ‘nomor satu di dunia’. Ternyata tidak selamanya bernapas menjadi gratis. Ketika udara yang kita hirup telah tercemar maka harus membayar mahal sakit yang akan di derita. Di amerika serikat, menurut Environmental Protection Agency (EPA) mengatakan sekitar 150 orang amerika tinggal di daerah dengan udara yang dianggap tidak sehat. Menurut American Lung Assosiation (perhimpunan paru-paru dunia) Udara yang tidak sehat itu telah mengakibatkan kematian sebanyak 120.000 jiwa tiap tahunya.

Sama halnya dengan Negara uni soviet dan Negara eropa timur yang mengalami masalah dengan polusi udara. Negara-negara tersebut merupakan Negara yang ekonominya berorientasi pada industry berat. Bahan kimia, metarulogi dan industry telah mengakibatkan pencemaran udara. Sedangkan hutan-hutan telah di gunduli. Maka sering sekali terjadi hujan asam yang berakibat pada hitamnya gedung-gedung. Untuk memperbaiki kualitas lingkungan udara yang tidak sehat maka pemerintah perlu membayar mahal.Menurut ahli ekonomi polandia memperkirakan bahwa kerusakan akibat polusi atas kesehatan, kehutanan, pertanian, dan gedung menimbulkan biaya untuk Negara kira-kira 10 persen dari GNP-nya tiap tahun.

“Menurut Hillary F. French, nasib anda ditentukan oleh udara yang anda hirup. Udara yang telah tercemar merupakan salah satu pembunuh ‘nomor satu di dunia’. Ternyata tidak selamanya bernapas itu gratis”

Bagaimana dengan Negara Indonesia?

Keadaan lingkungan di Indonesia laut, udara, darat sudah sangat memprihatinkan. Sudah siapkah Negara ini untuk membayar kira-kira 10 persen dari GNP tiap tahun terhadap segala kerusakan lingkungan yang telah terjadi?.Kondisi itu terlihat sangat berat, terlebih lagi saat ini seluruh bangsa di dunia termasuk Indonesia sedang didera oleh krisis ekonomi global. Krisis global bukanlah hal yang terburuk untuk dunia. Krisis ekonomi masih bisa pulih hanya dalam hitungan 2-5 tahun. Akan tetapi, Krisis lingkungan akan membuat Negara didunia menjadi lebih ketar-ketir. Dana yang diperlukan untuk memulihkan kondisi lingkungan akan besar dan memerlukan waktu yang lama. Maka jangan takut terhadap krisis ekonomi global tapi takutlah pada krisis lingkungan global seperti global warming. Kehancuran yang lebih dasyat dan mendunia akan terjadi jika lingkungan rusak dan tidak ada yang memperdulikannya.

“jangan takut terhadap krisis ekonomi global tapi takutlah pada krisis lingkungan global seperti global warming. Kehancuran yang lebih dasyat dan mendunia akan terjadi jika lingkungan rusak dan tidak ada yang memperdulikannya”





Kertas langka, koranpun kian tipis??

16 09 2008

Media cetak akhir-akhir ini sedang menghadapi situasi krisis. Krisis itu dikarenakan semakin meledaknya biaya pengeluaran berupa pembelian kertas Koran. Kertas yang menjadi bahan baku utama sekaligus sebagai media tempat tulisan di tercetak kini untuk mendapatkannya harus merogoh kocek yang besar. Seperti yang yang melanda media cetak di amerika serikat (US), media mercury news menyatakan akan mengurangi oplah penerbitan. Tidak hanya itu, perusahaan itu juga memberlakukan pemangkasan terhadap jumlah halaman rubriknya. Hal itu dilakukan untuk efisiensi biaya perusahaan yang kian tidak terjangkau. Sungguh kondisi yang tidak terpikirkan sebelumnya. Di tengah-tengah maraknya media cetak untuk bersaing dalam meraih pasarnya, harus menelan pil pahit dengan mengambil kebijakan untuk mengurangi content dan jumlah rubric.

“Kertas yang menjadi bahan baku utama sekaligus sebagai media tempat tulisan di tercetak kini untuk mendapatkannya harus merogoh kocek yang besar. Seperti yang yang melanda media cetak di amerika serikat (US), media mercury news menyatakan akan mengurangi oplah penerbitan”.

Mahalnya harga kertas dunia memang harus di maklumi. Begitu pula dengan kebijakan yang di ambil oleh perusahaan mercury news. Hal ini perlu ditelusuri, kertas yang kini semakin limited mesti ada pengaruh atau factor-faktor yang menjadi penyebabnya. Kertas di hasilkan dari kayu pohon yang telah diolah menjadi lembaran-lembaran. Lalu bagaimana ,dengan kondisi pohon yang menghasilkan kayu tersebut?. Sepertinya pohon-pohon yang selama ini diambil untuk digunakan menjadi kertas semakin menipis kapasitasnya. Pohon memerlukan waktu yang lama hingga belasan bahkan puluhan tahun untuk dapat diambil manfaatnya. Mungkin saja selama ini, telah terjadi pengeksploitasian besar-besaran terhadap pohon yang di tumbuh di hutan. Nampak jelas, di hutan amazon yang sebelumnya memiliki hutan terluas kini tinggallah semak belukar luas dan padang ialang. Begitu juga, hutan yang ada di Kalimantan, papua dan Sumatra yang semakin mempihatinkan. Banyak pohon alam yang di eksploitasi untuk diambil kayunya dan diolah menjadi lembaran-lembaran kertas. Tanaman bakau juga semakin minim jumlahnya. Tissue yang selama ini ada adalah hasil dari bubur bakau yang diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan lebaran yang lembut dan halus. Padahal tissue hanya digunakan sesekali saja. Tapi penghasil atau bahan baku tissue tidak cukup sesekali waktu untuk bisa tumbuh. Diperlukan waktu yang panjang. Ironis, dan begitu ironis. Eksploitasi terhadap hutan dan tanaman bakau yang dilakukan oleh orang-orang demi kebutuhan ekonominya tidak sebanding dengan usahanya untuk mengembalikan kembali kondisi hutan seperti awalnya. Lalu bagaimana dengan kertas yang ada saat ini??Apa mungkin kegiatan pengahancuran hutan masih dilakukan untuk mendapatkan kertas yang lebih banyak?. Jika dipikir mungkin saja hal itu masih berlaku.

“Banyak pohon alam yang di eksploitasi untuk diambil kayunya dan diolah menjadi lembaran-lembaran kertas. Tanaman bakau juga semakin minim jumlahnya. Tissue yang selama ini ada adalah hasil dari bubur bakau yang diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan lebaran yang lembut dan halus”

Surat kabar di AS merugi

Laporan terbaru , analis Deutsche Bank paul ginocchi memprediksi total pendapatan surat kabar di amerika serikat tahun ini (2008) akan merosot 11,2% (tahun lalu sudah turun 9,4%). Pada musim gugur harga kertas Koran (pengeluaran terbesar surat kabar) dapat mencapai $200 per ton lebih tinggi dibanding setahun lalu. Dean singleton (CEO Media news) menyampaikan estimasi bahwa 19 dari 50 surat kabar teratas di AS merugi (business weeks magz, juli 2008). Surat kabar di AS sebelumnya saling bersaing pasar dengan membadrol harga yang cukup murah. Sama dengan harga surat kabar/Koran yang ada di sekitar kita (Indonesia). Harganya cukup murah meriah. Entah, mengapa harga surat kabar/Koran (ambil contoh di solo) sungguh murah. Padahal jika melihat kondisi surat kabar di AS yang mengalami krisis hingga mengurangi jumlah oplah dan rubrik halamannya. Namun, situasi di solo, obral Koran semakin marak. Harga Koran yang murah, malah membuat orang untuk tidak peduli pada isi dan kualitas. Mereka menganggap, dengan harga yang murah mereka bisa dengan seenaknya menghamburkan lembaran-lembaran Koran dan membuangnya ke tong sampah. Dan kembalilah kertas itu menjadi sampah.

“Pada musim gugur harga kertas Koran (pengeluaran terbesar surat kabar) dapat mencapai $200 per ton lebih tinggi dibanding setahun lalu. Dean singleton (CEO Media news) menyampaikan estimasi bahwa 19 dari 50 surat kabar teratas di AS merugi (business weeks magz, juli 2008)”

Kadang promosi yang dilakukan oleh perusahaan dengan memberikan harga koran yang murah membuat orang menjadi tidak peduli pada nilai kertas. Seperti halnya dengan harga bensin/BBM yang diberlakukan dengan harga yang murah. Semua orang berlomba-lomba untuk menggunakan seenaknya dan tidak memperdulikan kelangsungan minyak yang tersisa di bumi. Lalu bagaimana dengan yang terjadi sekarang??ketika minyak semakin langka, harga pun semakin menggila (hukum ekonomi berjalan). Tapi lucunya hukum ekonomi (permintaan dan penawaran) yang terjadi di Indonesia tidak seperti seharusnya. Bila harga naik, permintaan naik dan bila harga ‘tidak pernah’ turun permintaan tetep naik. Bila harga naik (harga kertas) penawaran tetep naik, bila harga ‘tidak pernah’ turun penawaran masih tetap naik.

Kurangi penggunaan kertas atau KAU akan MERUGI!!!!!!!!!!

Siapapun tidak ingin merugi. Entah perusahaan besar maupun kecil selalu menghindari yang namanya rugi. Untunglah (profit) yang selalu dikejar. Hal ini wajar jika tak ada satupun perusahaan yang tidak ingin merugi. Perusahaan akan melakukan efisiensi untuk mengejar untung dan menghindari kerugian. Ketika harga kertas yang semakin membumbung tinggi, bagi perusahaan media cetak (surat kabar) perlu melakukan efisiensi penggunaan kertas. Karena jika tindakan itu tidak dilakukan maka siap-siaplah menderita rugi. Saat kerugian telah mendera perusahaan maka hancurlah semua harapannya. Kecuali jika perusahaan mengambil tindakan untuk bersegera melakukakn efisiensi penggunaan kertas. Atau jika tidak maka akan seperti yang terjadi beberapa surat kabar AS yang di prediksi akan merugi.

Sampai detik ini, harga kertas tidak akan pernah turun. Selama permintaan dan penawaran tidak sinkron, dan antara harapan/ kebutuhan dengan kenyataan (ril) tidak terjadi, antara hutan (kayu) yang ada dengan kertas yang di harapkan. Mungkinkah kita akan tega untuk mendapatkan sejumlah kertas yang melimpah dengan menghabisi hutan (kayu) menjadi tak tersisa sedikitpun?.Wow. Mungkinkah itu yang akan terjadi. Oh no. Shit sekali KAU.

Sedikit dan secuil masukan untuk perbaikan. Kertas memang menjadi satu-satunya media yang baik untuk terbitnya media cetak. Tapi tidak mungkin harus bertahan dan mengandalkan kertas, sedangkan kertas saat ini terbatas dan harganya membumbung tinggi. Perusahaan surat kabar yang tidak ingin merugi perlu memanfaatkan teknologi cyber. Media cetak yang kini beroperasi beralih/diubah menjadi media internet. Seperti yang telah ada sebelumnya, ambil contoh detik.com/okezone.com dan masih banyak lagi. Dari sinilah efisiensi dan kecepatan untuk informasi masih bisa di sebarluaskan ke masyarakat/pasar yang membutuhkan. Tidak perlu lagi bergantung pada lembaran kertas. SAVE OUR PAPER, so SAVE OUR FOREST.





KEINDAHAN ALAM TIDAK TERGANTIKAN OLEH KEMEGAHAN GEDUNG-GEDUNG PENCAKAR LANGIT dan KERLAP-KERLIP LAMPU KOTA

6 08 2008

Oleh Henry’green’

Di tulis 4 Agustus 2008 malam hingga pagi hari, dengan sadar ditulis, saat melihat dan menyaksikan kemajuan kota solo dengan pembangunan gedung, apatement, dan kemegahan lainnya. Khawatir akan lunturnya budaya asli solo dan keindahan alam yang masih berharga semoga bisa terjaga.

“Antroposentris No, Ecosentris yes”

Kadang pernah terpikir bahwa dengan majunya teknologi dan ilmu pengetahuan membuat kehidupan dibumi ini menjadi lebih baik. Dengan teknologi seperti internet, orang mampu berkomunikasi secara global tanpa batasan. Begitu pula kemajuan ilmu pengetahuan, orang bisa membuat gedung-gedung megah, bangunan yang menjulang tinggi dan kelap-kelip lampu yang menghiasi malam. Semuanya itu adalah keindahan yang cukup menarik untuk dirasakan. Tapi apakah keidahan gedung, bangunan dan keramaian kelap-kelip lampu di malam hari dapat menandingi keindahan alam?. Alam yang diciptakan Allah berupa gunung, hutan, laut berikut isinya, dan masih banyak lagi. Ambil contoh hutan, di dalamnya memiliki berjuta-juta bahkan tidak terhingga atas keindahan dan adanya kehidupan makhluk hidup yang luar biasa. Keindahan hutan memang lebih indah untuk dinikmati dan disyukuri. Lalu bagaimana dengan gedung, bangunan pencakar langit sekalipun apakah mampu menggantikan keindahan alam semesta???.

“Alam memiliki keindahan yang tidak dapat terukur. Hingga saat ini pun belum ada manusia yang mampu menilai dan mengukur keindahan alam di dunia”

Bagaimanapun canggihnya manusia dalam berkarya, ternyata belum ada yang bisa menggantikan ciptaan alam semesta. Manusia boleh bangga dengan hasil ciptaan manusia. Tapi ciptaan manusia berupa gedung, bangunan pencakar langit hanya sebatas keindahan biasa saja. Semoga manusia yang berkarya tidak angkuh terhadap hasil karyanya. Manusia yang hidup di bumi ini pasti akan puas dan senang ketika mengujungi keindahan alam, seperti gunung, hutan, air terjun, laut dan isinya, pergi ke pulau-pulau yang menyuguhkan kemolekannya. Pada saat manusia suntuk kemungkinan yang dituju yaitu keindahan alam bukan keindahan gedung, bangunan pencakar langit dsb. Ini bukti bahwa manusia tidak terlepas dari keidahan alam yang nota bene adalah lingkungannya, tempat hidup makhluk hidup. Alam memiliki keindahan yang tidak dapat terukur. Hingga saat ini pun belum ada manusia yang mampu menilai dan mengukur keindahan alam di dunia. Jika dipikir lebih jauh, Untuk apa para wisatawan luar negeri berkunjung ke Indonesia? Misalnya ke pulau dewata (Bali). Mereka hanya ingin melihat dan merasakan keindahan alam bali dengan pantai yang indah, pasir putih yang masih elok, dan ombak yang ideal untuk surfing dan yang paling menarik yaitu menyaksikan sun rise dan sunset. Lalu kenapa mereka tidak membanggakan kota Jakarta (yang dengan bangga menyatakan sebagai kota megapolitan, aslinya ‘the big village’) dengan ribuan gedung pencakar langit, hiburan malam dsb. Jawabnya adalah karena manusia memiliki rasa atas keindahan alam, manusia adalah bagian dari alam bukan bagian dari gedung yang ‘mencakar’ langit namun tak sampai dan gedung yang menembus lapisan tanah (basement). Itulah hebatnya keidahan alam. Ingat!! jangan merusak alam ini. Ada kata di supermarket yang berbunyi ‘pecah berarti membeli’. Begitu pula jika Merusak keindahan alam berarti harus membeli harga mahal. Tapi sayang keindahan alam tidak boleh diperjualbelikan. Karena manusia tidak mampu untuk menciptakan keindahan alam itu seperti semula. Manusia hanya bisa manambahkan dan menjaganya agar tidak berubah dari aslinya.

“Untuk apa para wisatawan luar negeri berkunjung ke Indonesia? Misalnya ke pulau dewata (Bali). Mereka hanya ingin melihat dan merasakan keindahan alam bali dengan pantai yang indah, pasir putih yang masih elok, dan ombak yang ideal untuk surfing dan yang paling menarik yaitu menyaksikan sun rise dan sunset”

Kerusakan Demi Kerusakan Alam

Sayang beribu-ribu sayang. Keindahan alam yang masih alami harus terpaksa berubah fungsi, rusak dan bahkan sudah tidak ada lagi. Tidak lain dan tidak bukan adalah Karena ulah dari manusia. Manusia secara sadar merusak keindahan alam yang masih alamiah. Mereka dengan sengaja merusak hutan dengan menebangi (Illegal Logging), membunuh satwa-satwa liar yang tergolong langka, menangkap ikan dengan menggunakan pukat harimau dan bom, mencemari air laut dengan limbah, sampah dll. Sebenarnya masih banyak jenis perbuatan yang merusak lingkungan alam. Jika perbuatan merusak ini semakin menjadi-jadi dan tidak dapat di tanggulangi maka nilai tertinggi dari keindahan akan segera punah. Manusia akan bingung harus mencari dan menemukan keindahan alam yang alami.

Indonesia memiliki kekayaan alam yang melimpah ruah namun seakan tidak pernah peduli untuk menjaga dan melestarikan keaslian alam. Berdasarkan informasi, hanya terdengar expliotasi dan exploitasi secara besar-besaran terhadap kekayaan alam. Sehingga muncullah kerusakan demi kerusakan yang teramat parah. Seperti yang terjadi di pulau papua, akibat penambangan emas dan timah, di wilayah yang sebelumnya masih indah, kini tinggal kubangan besar menyerupai bekas jatuhnya meteor. Begitu pula, hutan hujan tropis di Kalimantan yang telah banyak berubah menjadi hutan sawit dan aktifitas illegal logging. Dengan berubahnya hutan tropis mengakibatkan hilangnya habitat satwa liar yang seharusnya di lindungi. Orang utan banyak yang di tangkapi, dijual dan dibunuh. Lalu bagaimana dengan nasib satwa-satwa lainya??mungkinkan mereka punah??lalu siapa yang bisa mengembalikan seperti sedia kala??

Bercermin Pada Film Nim Of Island

Film Nim of island bercerita tentang kehidupan seorang ilmuan terkenal yang tinggal bersama anakanya bernama Nim. Bapak (ilmuan) dan Nim tinggal di pulau terpencil yang belum ada seorang pun mengetahuinya. Mereka tinggal berdua di pulau yang masih indah dengan laut yang masih biru, hewan-hewan (anjing laut, ikan lumba2, paus, burung, kura2, biawak kecil yang lucu), gunung dan bukit-bukit. Nim dan ayahnya tinggal di rumah yang dibuat menyatu dengan pohon besar, bertingkat. Rumahnya menggunakan tenaga listrik dari tenaga surya. Di rumahnya ada computer dan koneksi internet. Sehingga mereka masih dapat mengakses informasi secara uptodate. Nim berteman baik dan akrab dengan burung, anjing laut dan biawak kecil. Mereka selalu bersama Nim. Siang dan malam mereka bercanda tanpa duka. Meskipun mereka tinggal di pulau terpencil. Tapi mereka tidak kesepian.

Suatu ketika ada orang asing yang menemui pulau tempat Nim dan ayahnya berada. Orang asing tersebut naik kapal yang berlogo sang ‘bajak sawah’ eh bajak laut (mata satu tertutup). Ternyata niat orang asing tersebut tidak baik, orang asing itu ingin segera mengambil alih pulau dan menguasainya. Suatu hari sang pembajak laut datang kembali ke pulau itu. Di pinggir pantai mereka mengelar pesta dan merusak pantai yang indah. Nim dan rekan-rekannya (anjing laut, burung, biawak kecil lucu) tidak hanya diam. Mereka mengatur strategi untuk mengusir para pengganggu pulau (bajak laut) dari pulau. Strategi yang dirancang Nim dan kawan2nya akhirnya berhasil mengusir para bajak laut dan kliennya yang berpesta pora di pantai. Nim tidak ingin pulau yang masih indah tersebut diganggu dan di rusak oleh orang lain. Di samping itu Nim tidak ingin kehilangan kawan2nya (anjing laut, burung, biawak kecil, kura2, lumba2). Berhasilnya Nim dan kawan2nya mengusir bajak laut jahat berarti juga berhasil menyelamatkan pulaunya. Nim dan ayahnya serta kawan2nya yang ada di pulau kembali menjalani hidup dengan tenang dan tanpa gangguan dari pihak luar. Mereka semua hidup berdampingan dan saling melindungi pulau kesayangan. Mereka tidak ingin pulaunya di rusak oleh pihak lain. Lalu bagaimana dengan pulau di Indonesia, bagaimana dengan pantainya, lautnya, hewan2nya, dan tumbuhan lainnya?. Apakah masih ada yang tersisa???????????. Yah semoga saja. Semoga kekayaan alam yang tak ternilai harganya itu masih bisa berharga selamanya.amieeeen.

“Nim berteman baik dan akrab dengan burung, anjing laut dan biawak kecil. Mereka selalu bersama Nim. Siang dan malam mereka bercanda tanpa duka. Meskipun mereka tinggal di pulau terpencil. Tapi mereka tidak kesepian”





GOLPUT, SEBUAH PILIHAN YANG TEPAT

23 06 2008

cerita dari pilkada jateng, memilih untuk tidak memilih sama sekali.

aku yang sedang mengasingkan jauh ke suatu daerah untuk menjauh dari suasana pilkada’, oleh : henry’green’

Di Indonesia yang menganut system demokrasi sedang berupaya untuk konsisten melaksanakannya. Diawali dengan pemilihan presiden langsung tahun 2004 yang kemudian diikuti dengan pemiihan langsung kepala tingkat daerah dan mungkin pada tataran kecil lembaga yaitu RT. Agaknya bukan merupakan suatu hal yang baru di mata segenap masyarakat Indonesia. Masyarakat telah merasakan pemilihan langsung dalam tataran kecil di kelompoknya dan komunitasnya. Hanya saja bangsa ini baru saja mendeklarasikan system pemilihan langsung untuk memilih pemimpin negeri. Dalam perjalanannya, pemilihan langsung kepada daerah hanya terkesan suatu pesta orang-orang yang punya kepentingan. Sang calon yang di usung dari berbagai kepentingan hanya sebagai alat saja. Dibalik semua itu, banyak sekali kepentingan yang akan dijalankan oleh sang pemilik kepentingan. Maklumlah, kepentingan ada untuk mencapai kekuasaan. Ketika kekuasaan sudah diraih, seakan mereka sudah menang dan tidak ada lagi yang perlu diperhatikan.

Visi dan misi dari sang calon pemimpin daerah tidak lain adalah rekayasa politik yang gelap dan pekat dari partai. Sangat sulit untuk menemukan sebuah pemimpin yang revolusioner di negeri ini. Yang ada hanya pemimpin ‘boneka‘ dari kepentingan partai. Boneka adalah sebuah permainan. Dan yang dijadikan obyek untuk permainan adalah rakyat yang tidak tau apa-apa. Rakyat hanya ditawarkan sebuah boneka yang hanya bisa membuat hiburan saja. Tidak heran jika, pada masa kampanye para calon pemimpin selalu dimeriahkan dengan hiburan, seperti konser dangdutan (lagu katro) dan lawakan/dagelan yang pada intinya hanya menghibur para pemuji boneka. Hiburan yang seperti itu adalah tindakan pembodohan masyarakat yang didesain untuk menghilangkan taraf kesadaran berpikir secara sadar atau rasional. Hiburan atau apapun namanya sangat merajalela ditengah kondisi bangsa yang rawan dan parah. Seharusnya pada masa kampanye bukan hiburan dan sejenisnya yang ditonjolkan melainkan adalah menunjukkan sebarapa pantas, kapabilitas, cerdaskah sang boneka tersebut untuk memimpin rakyatnya. Sang boneka harus bisa mengerti tentang kondisi rakyatnya dan memberikan solusi dan bukti. Bukan dengan hiburan dan nyanyian yang diikuti dengan joget-joget (fuck off). Parahnya lagi, sang boneka itupun ikut bernyayi dan joget dihadapan penggemarnya. Yah, begitulah boneka. Shit sekali.

“Rakyat hanya ditawarkan sebuah ‘boneka’ yang hanya bisa membuat hiburan saja”

Pemilih dan yang dipilih

Dalam suatu pemilihan calon atau bakal calon pemimpin, ada yang namanya pemilih dan yang dipilih. Sang pemilih adalah orang yang memiliki hak untuk menentukan pilihannya. Apakah dia memilih atau tidak, itu terserah sang pemilih. Jangan sampai ada paksaan dan godaan dari orang2 katro. Pemilih memiliki kekuasaan penuh terhadap haknya, dan tidak boleh ada yang mengganggu gugat. Kedaulatan ada ditangan sang pemilih. Dia merupakan sang penentu dari setiap keputusannya (decision maker). Sang pemilih berhak untuk memilih dan tidak memilih suara, ketika keputusannya tidak memilih suatu calon pemimpin berarti dia telah menggunakan haknya. Dan sebaliknya apabila dia mengambil keputusan untuk memilih sang boneka berarti dia juga menggunakan haknya. Jadi, ada 2 pilihan yang dipegang oleh pemilih. Namun, hanya 1 pilihan (vote) yang harus diputuskan. Memilih atau tidak sama sekali.

Yang dipilih (boneka) juga memiliki hak yang serupa dengan pemilih, Hanya saja ada sedikit penekanan pada konteksnya. Bagi sang kodok ‘eh’ boneka dia memiliki hak untuk dipilih dan untuk memilih. Sang boneka lebih senang bila dipilih oleh banyak pemilih, sedangkan dia hanya akan memilih dirinya sendiri yang notabene adalah yang dipilih eit sang boneka. Ketika banyak pemilih yang memilih boneka maka dia akan maju sebagai boneka sesungguhnya, tapi jika hanya sedikit yang memilih boneka maka dia akan jadi boneka-bonekaan alias terpuruk pada kebonekaannya. Hahahahahaha.

Paradoks sebuah pemilihan

Ada sebuah cerita pada suatu pemilihan gubernur central java. Sebut saja si ‘bull’ dan si ‘shit’. Pada minggu 22 juni 2008 waktu setempat, diadakan pemungutan suara untuk memilih calon gubernur central java. terjadi diskusi diantara keduanya: si bull sempat bertanya pada si shit, eh shit kamu pilih siapa dari 5 calon yang ditawarkan KPU?tanya si bull penasaran. Kemudian si shit menjawab, oh aku mah pilih yang no 6 donk. Lalu si bull, mikir sejenak, karena kebingungan, akhirnya dia bertanya lagi ke si shit, loh kok kamu pilih no 6, kan Cuma ada 5 pilihan. yaiya donk masa yaiya deh, ujar si shit. Lalu dia serius menjawab, sebenarnya aku sudah memilih untuk tidak memilih satu pun dari mereka. Oleh karena itulah aku memilih no 6 alias untuk tidak memilih alias golput, jawab si shit. Si bull semakin kebingungan atas apa yang dikatakan oleh si shit, lalu ia berpegangan pada tiang agar tidak jatuh. Lalu akhirnya, si bull sadar dan mengerti bahwa memilih untuk tidak memilih adalah hak seorang pemilih. Pada akhirnya, si bull dan si shit sepakat untuk tidak memilih calon gubernur alias golput. Golput atau tidak sama sekali.





Peer 2 Peer (P2P) Dengan Wireless (Wifi) di Laptop, Tanpa Kabel dan Koneksi Internet.

17 06 2008

Suatu Kemudahan dalam melakukan Transfer data/chatting/game de el el’

Oleh : henry’green’

Ketika berdiam diri dalam kamar, sedangkan di luar sana terdengar suara anjing melolong, sebagai tanda suasana malam yang masih ramai.

Makin Menjamurnya laptop diberbagai kota di indonesia menandakan bahwa kini teknologi semakin dibutuhkan oleh semua. Kemajuan teknologi membawa perubahan yang signifikan bagi suatu Negara. Namun secanggih apapun teknologi tidak terlepas dari peranan dan campur tangan manusia selaku user. Siapapun boleh dan bebas dalam memiliki perangkat canggih ini. Tak ada batasan usia, tua maupun muda. Laptop/notebook mulai merambah menggeser PC computer. Laptop sudah tidak lagi menjadi barang lux, namun kini dengan merogoh kocek 3-4 juta saja sudah dapat membawa pulang 1 laptop.

Laptop yang dilengkapi dengan peripheral (perangkat wifi) yang tertanam di dalamnya akan memungkinkan untuk dapat berhotspot ria. Berbagai Kampus , perkantoran bahkan sampai pada tingkat RT/RW sudah menyediakan fasilitas hotspot. Jadi, bagi laptop yang telah dilengkapi wifi dapat menikmati fasilitas tersebut. Di samping itu, wifi yang berfungsi untuk mengakses internet gratis (hotspot) terdapat pula fungsi/kegunaan lain dari wifi. Bagi anda yang yang masih mengalami kerepotan dalam transfer data/sejenisnya dari laptop ke laptop/pc komputer lain. Kini anda bisa mencoba menggunakan kelebihan dari wifi, karena bukan jamannya lagi transfer data dari laptop satu ke laptop yanga lain dengan menggunakan kabel utp dan RG-45. Tetapi anda bisa menggunakan potensi yang ada pada wifi untuk melakukan transfer data dengan cepat dan tanpa perlu repot.

“ Berbagai Kampus , perkantoran bahkan sampai pada tingkat RT/RW sudah menyediakan fasilitas hotspot”

Untuk bisa menggunakan potensi wifi (wireless fidely) yang tertanam di laptop untuk bersharing/transfer data, chatting dan bermain game. Langkah pertama yang perlu anda lakukan adalah beli laptop yang telah diilengkapi dengan wifi (bagi yang sudah punya tidak perlu beli lagi), langkah yang kedua adalah anda harus mau mencoba dan berusaha dan yang ketiga anda pasti bisa. pada computer biasa juga bisa asalkan ada wifi-nya. Anda bisa menggunakan Card wifi atau usb wifi pada PC desktop.

Berikut ini akan aku ceritakan dan dongengkan sebuah rahasia di balik wifi. Satu hal lagi bahwa tidak perlu terkoneksi ke internet untuk melakukan transfer data/chatting/gaming de el el. Anda bisa transfer data antar laptop pada jarak max 300 meter. Bisa dilakukan berkelompok/group. Hanya cukup dengan laptop/pc yang dilengkapi wifi. Jangan takut mencoba sebelum mencoba.

“Anda bisa transfer data/chatting/game antar laptop pada jarak max 300 meter”

Langkah pertama, yang perlu anda lakukan yaitu cari dan dapatkan software bernama WIPEER. Anda bisa mendapatkannya dari pakde google (‘ketik software wipeer download’). Pilih software wipeer untuk operating system yang anda gunakan (Os windows sp 1 2,3 dan vista).

kedua, install program wipeer pada laptop anda. Instal dan tempatkan program wipeer pada system operasi (c).

ketiga, setelah instalasi wipeer berhasil maka anda bisa melihat display program wipeer. Setting/atur beberapa fungsi program wipeer agar dapat digunakan dengan benar. Yang perlu anda perhatikan dalam proses setting program ini adalah pada (SSID) yang berfungsi sebagai ad hoc nama jaringan peer 2 peer laptop. Sebaiknya anda berikan nama yang sama pada SSID, karena jika berbeda tidak akan dapat terhubung p2p dengan laptop lain.

Keempat, apabila anda telah melakukan settingan pada program wipeer dengan benar. Coba cek koneksi pada wireless network connections pada laptop anda. Apakah nama SSID yang telah anda buat telah ada di pilihan jaringan (network) wifi. Jika nama SSID sudah ada dan terdapat gambar p2p laptop (gambar 2 laptop yang terhubung oleh wifi)

Kelima, cek kembali status koneksi pada wireless network connections. Jika telah terhubung (connection) maka program wipeer dapat anda gunakan. Anda bisa bersharing data/chatting/gaming dll sesuka anda. Selamat mencoba.

Di bawah ini adalah tahapan dalam mengatur (setting program wipeer) pada windows.





Jahe gepuk yang berkhasiat

29 05 2008

merasakan nikmatnya jahe gepuk di tengah dinginnya malam

Hampir sama dengan hari sebelumnya tubuh ku ini masih terasa letih. Rasanya lemes terus tapi masih berdaya . Walaupun olahraga masih berjalan rutin. Seminggu satu kali. Tapi rasa letih tubuh ini tidak kunjung berlalu. Apa ada yang salah dengan olahraga ku? Tapi aku rasa tidak ada yang salah. Atau mungkin aku keseringan diet. Bagaimana mungkin aku diet. Tubuh ku kan masih butuh untuk digemukkan. Atau aku salah makan. Makanan yang selama ini kumakan masih sesuai dengan tuntutan tubuhku. Artinya tidak terlepas dari asupan gizi berimbang. Begitu kata ahli gizi. Empat sehat lima sempurna. Ketika lapar menjemput aku pun mencoba segera untuk menuruti keinginannya. Dan akupun segera makan.

Dalam benak ini (baca: benak aku) mengatakan bahwa tubuh ini butuh untuk rehat. Aku baru sadar bahwa tubuh ini laksana mesin. Jika tidak dipelihara dan cukup istirahat maka akan aus alias rentan terserang penyakit. Untuk itu aku bergegas keluar rumah untuk mencari obat mujarab yang mungkin bisa memulihkan tubuh ini. Jalan malam itu di solo (28 mei 2008) masih terlihat ramai. Berbagai kendaraan hilir mudik kesana kemari. Sementara aku sedang sibuk mencari sesuatu asupan untuk tubuh. Di pinggir jalan tidak jauh dari monument pers solo aku melihat warung. Di spanduk warung itu tertulis menyediakan jahe gepuk dan aneka makanan penunjang lainnya. Kelihatannya cukup menarik, mampirlah aku ke warung itu. Yang membuat aku tertarik untuk mampir ke warung itu adalah jahe gepuknya. Dalam suasana malam yang agak dingin rasanya cocok sekali menghangatkan tubuh sekaligus untuk rehat dengan mengkonsumsi jahe gepuk hangat. Pesan satu gelas bu?begitu ucapku. Ibu itupun lantas membuatkan jahe gepuk hangatnya untuk aku. Ibu penjual jahe tersebut tidak sendiri, ia ditemani bapaknya (suaminya). Ibu menyiapkan air panasnya. Di masak dengan api yang bersumber dari arang. Ada Kipas yang terbuat dari anyaman kayu digunakan untuk mengipasi arang. Api yang merah membara membuat paci yang berisi air menjadi panas. Sementara bapak sedang asik memukul-mukul (gepuk) jahe dengan pemukul. Suara gaduh pun terdengar. Tak tuk tak tuk tak tuk. Gelas dan gula yang telah disiapkan ibu, lalu diberikan jahe yang telah di gepuk. Air panas dari paci kemudian dituangkan ibu ke dalam gelas. Asap mengepul keatas. Ini menandakan betapa panasnya air dalam panci itu. Coba deh kamu pegang. Pasti panas. Gula, jahe dan air campur menjadi satu dalam gelas kaca besar. Wow jahe gepuk yang hangat, begitu perkiraanku. Pasti makyus.tak lama, Ibu penjual itu memberikan jahe gepuk ke aku. Terima kasih bu’ ujar aku.

“Aroma khas sama dengan rasa nya.”

Segelas jahe gepuk itu mengeluarkan aroma yang khas. Aroma jahe itu terbawa oleh asap yang mengepul karena airnya masih panas. Kurang lebih 10 menit aku belum berani minum jahe gepuk. Aku terus-menerus mengaduk-aduk jahe dengan sendok. Berharap agar jahe gepuk menjadi hangat. Ketika jahe gepuk sudah terasa hangat barulah aku meminumnya. Rasanya nikmat dan hangat. Aroma khas sama dengan rasa nya.

Kederhanaan warung menyajikan menu berkhasiat

Di tengah himpitan ekonomi yang semakin menjadi-jadi membuat semua orang berusaha berpikir ‘keras’ untuk bisa bertahan. Usaha yang halal di tempuh guna kelangsungan hidup. Ada warung sederhana yang menyajikan kehangatan yang tak tertandingi. Menu utama yang disajikan untuk kosumen yaitu jahe gepuk. Jahe memiliki khasiat alami untuk kesehatan. khasiat yang terkandung oleh jahe yaitu mampu memberikan daya tahan (imunitas) tubuh dari penyakit. Hal ini pernah dibuktikan oleh penliti dari kampus IPB. Dalam penelitian, Sebanyak 10 orang dijadikan obyek penelitiannya. Perlakuan diberikan kepada 5 orang dan sisanya dijadikan control. Setiap hari selama kurang lebih seminggu 5 orang yang diberikan perlakuan diamati dan di suruh untuk meminum jahe. Sedangkan 5 orang lainnya tidak minum jahe/ hanya dijadikan control. Dari hasil penelitian tersebut diperoleh perbedaan yang signifikan antara orang yang meminum jahe setiap hari dengan orang yang tidak minum jahe. Disebutkan bahwa daya tahan tubuh orang yang minum jahe lebih baik dibanding dengan orang yang tidak minum jahe.

“Kesehatan adalah harta yang mahal harganya. Jagalah dengan sebaik-baiknya. Dan bersyukur atas nikmat yang diberikan oleh 4W1”.





Tepat 00.00 (24 mei 2008) kenaikan harga BBM diberlakukan

24 05 2008

sebuah symbol pembangkangan pemerintah terhadap rakyat”

Pemerintah pusat melalui beberapa menterinya mengumumkan kenaikan harga BBM. Pengumuman kenaikan itu dilaksanakan di kantor departemen keuangan pada 24 mei 2008 jam 21.30. Padahal sesuai jadwal semula pengumuman tersebut mulai jam 21.00 namun mundur 30 menit. Entah kenapa harus mundur, apakah ini sebuah keragu-raguan ataukah ada unsur kesengajaan?. Tapi yang jelas pengumuman kenaikan harga BBM merupakan tindakan yang tidak relevan dengan kondisi social ekonomi masyarakat saat ini. Masyarakat Indonesia yang sebagian besar hidup di bawah garis kemiskinan harus menanggung beban kehidupan yang lebih pelik lagi. Sementara kalangan yang sebagian kecil menengah keatas masih menikmati subsidi dari Negara. Inilah kondisi di Negara ini yang tidak karuan!.

Menteri energy dan sumber daya mineral, purnomo yusgiantoro, memaparkan perihal kenaikan harga BBM dihadapan seluruh masyarakat Indonesia. Harga premium/bensin yang semula 4.500 menjadi 6.000 rupiah, harga minyak tanah semula 2.000 menjadi 2.500 dan harga solar semula 4.000 menjadi 5.500. Harga kenaikan rata-rata sekitar 28,7 %. Di samping itu, menteri keuangan menjelasakan alasan yang tidak jelas atas kenaikan haraga BBM. Alasannya adalah bahwa kondisi APBN akan terus melonjak jika harga BBM tidak dinaikkan. Sementara menkokesra juga menjelaskan terkait dampak dan tindakan kompensasi atas kenaikan harga BBM terhadap masyarakat. Menkokesra, abu rizal bakrie memaparkan tentang adanya kompensasi yang dibagi dalam 3 kelompok (cluster). Kelompok pertama terkait tentang BLT (bantuan langsung tunai), kelompok kedua pemberian kredit usaha terhadap masyarakat dan kelompok ketiga yaitu kelompok jaminan sosial untuk keluarga miskin.

Momentum 1 abad kebangkitan nasional sekaligus momentum penjajahan terhadap rakyat

Peringatan 1 abad kebangkitan nasional baru saja terlaksana. Dengan acara yang berlangsung meriah di gelora bung karno malam hari. Penampilan dari berbagai aksi seperti tari-tarian Indonesia, baris-berbaris perwira TNI, polri, AL,AU dan lain-lain cukup menyedot banyak partisipan. Terlebih lagi acara tersebut disiarkan langsung di semua stasiun TV Indonesia. Semua peringatan yang ‘maha’ meriah dan megah. Acara ini sebagai wujud untuk menggugah kebangkitan nasional seluruh rakyat Indonesia. Rakyat dihibur dengan pertunjukan yang maha luar biasa tersebut. Mewah, tentunya menghabiskan banyak biaya untuk terlaksananya pertunjukan tersebut. Dari mana asal uang tersebut? dan mengapa harus dilakukan pertunjukan yang maha seperti itu? Apakah ada manfaat dari pelaksanaannya?.pertanyaan inilah yang menjadi kegelisahan bagi segenap manusia Indonesia yang masih merasa peduli akan makna dari kebangkitan nasional itu sendiri?. Disamping penampilan yang menyuguhkan kemewahan dan kemegahan di gelora bung karno, tidak terlepas pula banyaknya iklan-iklan di TV yang membawa rasa kebangkitan nasional yang berusia 1 abad. Seolah-olah ingin membangkitkan kembali semangat nasionalis masyaratkat Indonesia. Dengan racikan yang dibuat cukup menarik dan juga menampilkan kondisi masyarakat yang tertinggal di kemas seakan-akan untuk bangkit dan membawa perubahan untuk Negara bangsa Indonesia.

Sepertinya momentum 1 abad kebangkitan nasional yang diperingati maha luar biasa di gelora bung karno, adalah penghantar untuk dimulai kembali penjajahan terhadap masyarakat Indonesia. Penjajahan yang terjadi memang tidak seperti jaman penjajahan saat penduduakn belanda dan jepang. Namun penjajah masa kini mengemas dalam kemasan tampil beda. Penjajah menutup-nutupi penderitaan rakyat dengan perhatian kepada acara kebangkitan nasional. Sementara itu, selang beberapa hari (24 mei 2008) penjajah ini mengumumkan kenaikan harga BBM. Sebuah kebangkitan baru harga BBM yang diberlakukan oleh penjajah untuk rakyatnya sendiri!.

Negara Republik DemoCrazy

Negara yang menganut system demokrasi akan memperhatikan dan peduli terhadap aspirasi/keinginan dari masyarakatnya yang notabene untuk Negara. Kedaulatan Negara ada di tangan rakyat, dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Tapi untuk Negara ini (ind_red) yang mengakui menganut system Negara yang demokrasi tidak pernah sesuai dengan harapan rakyatnya. Pemerintah kita tidak pernah mengutamakan rakyat, Hanya sebatas atas nama rakyat saja. Tapi pada kenyataannya semua itu bohong. Rakyat selalu jadi korban segala kebijakan yang dbuat oleh yang tidak mau menjalankan kebijakannya sendiri. Kalian tau kan?. Harus tau donk. Harus peka donk. Kebijakan yang dibuat hanya sebatas ‘proyek’ yang notabene bisa menghasilkan uang. Proyek itu alih-alihnya juga mengatasnamakan rakyat tapi apa iya rakyat memperoleh manfaat dari proyek tersebut?.its nothing.

System Negara ini, yang katanya menganut asas demokrasi rasanya tidak cocok/tepat. Sesuatu yang tidak cocok/tepat maka selayaknya diubah saja menjadi democrazy. Pemilihan democrazy sangat tepat untuk menggambarkan bahwa Negara ini terutama pemerintah sudah tergila-gila pada kekuasaan. Mereka lupa akan tanggungjawab yang diembannya. Hanya ada usaha untuk memperkaya dirinya sendiri tanpa pernah mempedulikan nasib pemilik kedaulatan di negeri ini.

Demontrasi/aksi yang dilakukan oleh mahasiswa dan rakyat di seluruh kota Indonesia adalah bentuk aspirasi terhadap pemerintah. Mereka bersama-sama bangkit untuk melawan atas tindakan pemerintah yang tidak pernah mempedulikan rakyat. Mereka menolak kenaikan harga BBM karena dianggap dampak kenaikan tersebut akan membuat kehidupan masyarakat semakin menderita. Terlebih lagi kenaikan harga BBM itu tidak relevan dengan kondisi masyarakat yang sebagian besar berada di garis kemiskinan. Salah satu Ekonom UGM mengeluarkan respon menolak kenaikan harga BBM. Menurutnya kenaikan BBM tidak perlu dilakukan di Indonesia, namun karena pemerintah memiliki kepentingan lain dalam hal liberalisasi ekonomi di sector minyak. Pemerintah tidak memihak kepada rakyat, hanya berpihak pada kapitalis/milik modal, katanya.

Bersama kita bisa?

Melihat realitas yang terjadi di lapangan sangatlah pelik. Penindasan, kekerasan dan perampasan hak-hak rakyat selalu terjadi. Jargon yang diusung oleh presiden “bersama kita bisa” perlu dipertanyakan?. Bersama siapa?rakyat atau pemilik modal. Bisa apa?bisa membuat rakyat semakin menderita atau bisa membuat pemodal senang?. Momentum 1 abad kebangkitan nasional adalah momentum untuk Bangkit melawan ‘penjajah’.





Aku: Manusia Adalah Makhluk Menyampah!!

11 05 2008

Oleh : henry ‘green’

Ditulis saat cuaca tidak menentu, terasa panas tapi dingin, terasa dingin agak panas, sama seperti riwayat bumi yang sudah tidak karuan lagi. Sementara hanya sedikit manusia yang sadar dan mau peduli.

TPA (Tempat Pembuangan asal-asalan) Sampah!

Manusia dalam kehidupannya selalu menimbulkan sampah. percaya atau tidak terserah, paling tidak ada anggapan dari filsuf-filsuf yang mengatakan bahwa manusia adalah ‘makhluk menyampah’. Sampah merupakan sisa-sia energy yang tidak dapat digunakan lagi untuk pemenuhan kebutuhan. Pada kenyataannya sampah yang dihasilkan oleh manusia tidak pernah diperhatikan pengelolaannya. Manusia yang hobi menyampah lebih senang membuang sampah secara asal-asalan. Padahal jika sampah tidak pernah diperhatikan akan memberikan umpan balik kepada lingkungan manusia. Seperti halnya di kota bandung, banyak sampah yang menggunung di sudut-sudut kota sehingga menimbulkan aroma yang tidak enak. Selain itu, masalah sampah yang tidak dikelola dengan benar akan memberikan pemandangan tidak sehat. Masalah sampah dan sampah yang jadi masalah tidak akan pernah berakhir sampai kapanpun selama manusia tidak mau memahami hakekat sampah. Selain di kota bandung, Terdapat kota besar lain yang memiliki kebiasaan untuk menyampah yaitu kota Jakarta.

“Budaya menyampah terlahir dari kebiasaan (habitus) manusia mengkonsumsi makanan atau apapun secara berlebihan”.

Jakarta terkenal dengan kota metropolitan yang terlalu bangga dengan penyampahannya. Menyampah ternyata menjadi budaya masyarakat Jakarta begitu pula kota lainnya. Budaya menyampah terlahir dari kebiasaan (habitus) manusia mengkonsumsi makanan atau apapun secara berlebihan. Konsumsi yang berlebih itu mau tidak mau menghasilkan sampah yang jumlahnya pun sama dengan awalnya. Masyarakat Konsumtif inilah yang senang menyampah. Perilaku konsumtif yang tidak diikuti dengan kebiasaan untuk peduli terhadap sampah dan lingkungan menghasilkan dampak negative yang akan mengenai dirinya sendiri. Banjir di Jakarta adalah contoh sederhanya dampak langsung yang mengenai makhluk menyampah. Kali ciliwung yang dulunya bersih namun nasibnya kini tidak karuan. Air yang tadinya jernih dan bersih namun kini telah berubah warna menjadi hitam dan berbau. Dahulu banyak ikan yang masih meramaikan kali ciliwung. Namun kini yang terlihat hanya sampah yang memadati kali ciliwung. Setiap musim hujan tiba maka bersiap-siaplah mengungsi karena banjir segera datang. Kasian sekali ya manusia menyampah itu!harus menerima akibat dari perilakunya sendiri. Tapi memang harus begitu!.adil kan? Siapa yang berbuat dia yang menanggung akibatnya!. Mau mencoba?silakan. boleh-boleh saja.

Nasib yang paling mengenaskan dan tidak mengenakkan yaitu penderitaan warga tetangga Jakarta. Sampah dari Jakarta dialihkan alias dibuang negeri tetangga yaitu ke TPA (tempat pembuangan asal-asalan) Bantar gebang bekasi sebagai sebuah tempat asal-asalan pembuangan sampah warga Jakarta. Menurut sunu hardiyanto[i] satu orang warga Jakarta dalam sehari menghasilkan 2,7 kg sampah. Maka dalam hitungan dalam 1 hari orang-orang yang tinggal di Jakarta akan menghasilkan ribuan bahkan jutaan kg sampah. Hebat bukan?maklum budaya konsumtif semakin di depan. Bagi penduduk di sekitar TPA keberadaan sampah adalah musibah. Maka tidak heran jika penduduk sekitar TPA pernah menolak keberadaan TPA tersebut karena mereka tidak ingin lingkungannya menjadi tidak sehat dan berbau akibat sampah. Sayangnya aspirasi warga tersebut tidak pernah di gubris oleh pemerintah daerah. Sebenarnya tuntutan warga yang menolak TPA bantargebang adalah manusiawi.

Kita semua mengerti bahwa sampah merupakan bagian dari kehidupan manusia. Bagian kehidupan disini diartikan bahwa sampah dekat dengan manusia yang secara sadar adalah makhluk menyampah. Sampah yang dibuang pada TPA cenderung asal-asalan. TPA selama ini dikenal sebagai tempat pembuangan akhir sampah manusia. Seolah-olah dengan adanya TPA segala permasalahan sampah telah berakhir. Namun dalam kenyataannya di lapangan TPA (tempat pembuangan akhir) sampah yang selama ini dikenal ternyata merupakan sebuah masalah besar. Makhluk menyampah ternyata tidak pernah memilah-milah jenis sampah yang dihasilkannya sehingga menyebabkan sampah yang ada di TPA bercapur aduk dan tidak jelas. Seharusnya sampah yang hendak dibuang dipilah berdasarkan jenis sampahnya, sampah organic atau non organic. Ketidakjelasan dan campuraduknya sampah di TPA mengakibatkan sampah sulit untuk di daur ulang. Maka jangan lagi beranggapan bahwa TPA adalah tempat pembuangan akhir sampah, tapi yang benar adalah tempat pembuangan sampah secara asal-asalan.

“Kita semua mengerti bahwa sampah merupakan bagian dari kehidupan manusia. Bagian kehidupan disini diartikan bahwa sampah dekat dengan manusia yang secara sadar adalah makhluk menyampah”.

Kali bengawan solo , Riwayat kini

Pastinya anda mengetahui arti sepenggalan lagu bengawan solo yang di ciptakan oleh gesang sang maestro. Kali bengawan solo dulu berbeda dengan sekarang. Dulu kali bengawan dijadikan sebagai sumber kehidupan bagi warga sekitarnya. Untuk mandi, minum dan irigasi persawahan. Namun, kini riwayatnya mendekati tamat (game over). Kali bengawan yang dulu pernah dijadikan sumber kehidupan sekarang menjadi tempat sampah. Manusia dengan sifat menyampahnya dengan enaknya berlomba-lomba membuang sampahnya ke kali bengawan. Tak peduli dan tak pernah memikirkan akibat atas ulahnya. Itulah sifat manusia. Sedikit demi sedikit sumber kehidupan mulai tercerabut berubah menjadi sumber bencana. Beberapa waktu lalu, kota solo dikejutkan dengan banjir bandang yang menyebabkan pemukiman/rumah tenggelam rata dengan luapan air kali. Kali bengawan solo riwayatmu kini. Selamat datang banjir!!!.

Selamanya manusia tidak akan pernah jera. Ketika musibah telah berlalu seakan segalanya telah selesai dan tidak akan pernah terjadi lagi (banjir_red). Padahal sampai kapanpun banjir dan bencana susulan lain akan segera datang. Selama kebiasaan negative yang bersarang dalam diri manusia untuk selalu nyampah terus ada, maka bencana akan selalu datang. Bencana menyerang tidak pandang bulu. Kaya ataupun miskin semua akan terkena dampaknya. Kita termasuk manusia yang penuh dengan sifat egoisentrisme, malas, seenaknya dan tidak mau peduli. Jika disinggung tentang penghasil sampah terbanyak maka manusia yang berpenghasilan banyak (kaya) adalah yang utama. Mereka lebih sering membeli sesuatu dalam jumlah berlebihan dan kemudian menghasilkan sampah yang berlebih juga. Namun perilaku orang yang berpendidikan (educated) tentu berbeda dengan orang tradisional (katro). Pendidikan mengajarkan manusia yang suka nyampah untuk bersikap peduli terhadap lingkungan. Lain halnya dengan orang tradisional yang senang menganggap remeh sampah dan tidak peduli.

Stop budaya konsumerisme

Manusia Indonesia sangat terkenal dengan julukan konsumtif. Sayangnya budaya itu adalah budaya yang dianggap wajar oleh manusia Indonesia. Mungkin sampai pada tahap rakus. Budaya konsumtif cenderung untuk memaksimalkan kebutuhan tertentu hingga pada taraf puas. Seperti diketahui, tingkat kepuasan yang pada diri manusia tidak ada habis-habisnya. Sumber daya alam yang harusnya dilindungi dan dijaga ternyata menjadi santapan manusia. Lebih buas dari hewan buas.

“Manusia Indonesia sangat terkenal dengan julukan konsumtif. Sayangnya budaya itu adalah budaya yang dianggap wajar oleh manusia Indonesia”.

Untuk mencegah gunungan sampah yang semakin tak terkendali maka langkah awal yang harus dilakukan yaitu stop budaya konsumtif. Budaya ini adalah pangkal utama terjadinya sampah dimana-mana. Yang kedua yaitu mencoba memahami hakekat sampah karena sampah dekat dengan manusia. Sampah tidak akan jadi malapetaka jika dimanajemen dengan benar dan tepat. Mulai sekarang cobalah memilah-milah sampah dan buanglah sampah pada tempatnya. Jangan asal-asalan!!!!!.

“Sampah tidak akan jadi malapetaka jika dimanajemen dengan benar dan tepat”.


[i]Lihat di majalah Basis edisi mei – juni 2007

Arti kata Katro berarti sikap dan perilaku yang kurang pada tempatnya atau dalam konteks lingkungan artinya sikap orang yang tidak perduli atau tidak mau tahu terhadap lingkungan, orang lain atau terhadap kebersamaan hidup (menurut Dr. Al Endang L. Binawan, Pengajar sekolah tinggi filsafat Driyakarya Jakarta).

Kata Tradisional bukan berarti orang desa/kampung, tapi dia orang kota yang sifatnya tidak jauh beda dengan perilaku katro.





BILA AIR HUJAN DAN ANGIN BERKOLABORASI

3 05 2008

terbentuknya hujan

Terbentuknya Hujan Badai

Tidaklah mengherankan jika hujan turun dengan deras dan disertai angin. Kejadian Sore itu di solo (2 Mei 2008). Saking derasnya hujan yang turun sore disertai angin menyebabkan tiang reklame di sudut jalan sekarpace roboh. Papan reklame itu terpaksa menimpa rumah warga yang ada di belakangnya. Kerusakanpun tidak dapat dihindari. Bertepatan dengan dengan robohnya tiang reklame diikuti pula dengan tidak berfungsinya lampu merah (bangjo_java). Lampu merah tersebut konslet sehingga mengakibatkan kemacetan yang tidak dapat di hindari. Hitungan mundur lampu merah pun tidak berfungsi normal. Hanya kelap-kelip sebuah tanda yang telah kacau. Terlebih lagi sore hari merupakan waktu orang pulang kerja. Maka kemacetan pun tak terhindari. Kendaraan dari berbagai arah semuanya berebutan untuk dapat berjalan terlebih dahulu. Tidak jauh dari lokasi tiang reklame yang roboh dan lampu merah yang error terdapat beberapa pohon disisi jalan raya yang tumbang. Badan pohon itu menutupi laju jalan kendaraan sehingga memaksa kendaraan untuk berjalan perlahan dan hati-hati. Lambatnya laju kendaraan mengakibatkan kendaraan padat merayap. Pohon yang tumbang itu dikarenakan terpaan angin kencang ditambah lagi umur pohon tersebut telah tua. Terlihat mobil pemadam kebakaran yang telah berada dilokasi robohnya pohon. Di sana petugas terlihat sedang berusaha untuk menyingkirkan badan pohon yang ada dijalan untuk dibawa kepinggiran. Kesigapan petugas itu membuat laju kendaraan yang tadinya macet menjadi lancar kembali.

”Robohnya papan reklame dan tumbangnya beberapa pohon bukanlah kesalahan hujan dan angin. Sebenarnya kejadian itu dikarenakan tidak tepatnya penempatan tiang reklame dan kurang memperhatikan lingkungan sekitarnya”.

JANGAN SALAHKAN HUJAN

Hujan yang turun ke bumi merupakan anugrah yang patut disyukuri. Hujan memberikan airnya untuk menghidupkan kembali vegetasi-vegetasi alam dibumi. Berbagai vegetasi alam yang semula tidak lagi memiliki harapan hidup tapi dengan siraman air hujan mereka kembali hidup. Air hujan memiliki banyak manfaat nyata bagi kehidupan manusia. Bayangkan saja jika bumi ini tidak pernah diguyur hujan?apalah jadinya. Dengan turunnya hujan mampu merubah udara yang tadinya terasa panas menjadi dingin (adem_java). Udara menjadi seger dan nikmat untuk dirasakan. Suasana alam pada saat itupun berubah cepat sekali. Kebisingan dan keramaian mesin kendaraan bermotor yang mendominasi dijalanan menjadi redam ketika suara gemuruh air hujan dan angin turun untuk membasahi bumi.

Robohnya papan reklame dan tumbangnya beberapa pohon bukanlah kesalahan hujan dan angin. Sebenarnya kejadian itu dikarenakan tidak tepatnya penempatan tiang reklame dan kurang memperhatikan lingkungan sekitarnya. Tiang reklame tidak akan jatuh jika dari segi teknis dan penempatannya telah diperhitungkan dengan benar dan tepat bukan atas asumsi asal-asalan. Selain itu kemungkinan tidak ada perawatan dan kontrol terhadap kekuatan tiang reklame. Jika dilakukan perawatan dan kontrol maka kejadian itu tidak akan terjadi. Adanya beberapa pohon di sisi jalan raya yang tumbang kena terpaan angin kencang bukan karena kesalahan hujan. Pada dasarnya pohon besar berfungsi untuk menahan terpaan angin yang bertiup kencang entah bersama hujan atau tidak. Yang jelas pohon yang tumbang tersebut dikarenakan kurangnya kuantitas pohon besar. Pohon yang berada dipinggir jalan jumlahnya hanya sedikit. Sementara gedung-gedung bertambah banyak menggantikan fungsi pohon-pohon besar. Padahal jika jumlah pohon-pohon yang ada dipinggir jalan sangat banyak maka tidak akan ada pohon yang tumbang. Sebab semakin banyak pohon akan mampu menahan terpaan angin dan hujan. Gedung-gedung tidak mampu untuk menahan terpaan angin kencang. Gedung tersebut malah memantulkan angin sehingga angin bergerak kesegala arah yang tidak menentu dan dapat menimbulkan kerusakan. Kejadian robohnya tiang reklame dan tumbangnya sebagian pohon merupakan pemandangan yang sering kali terjadi di kota-kota besar. Selain di Solo, kejadian ini sering kali terjadi di Jakarta. Hujan deras disertai angin yang mengguyur kota jakarta sering kali menyebabkan robohnya tiang reklame. Peristiwa ini juga dikarenakan daya dukung lingkungan alam sangat rendah. Pohon-pohon besar di kota jakarta telah tergantikan oleh tiang-tiang, sehingga jangan salahkan hujan. Ditambah lagi tata ruang kota jakarta yang amburadul. Tidak ada lagi ruang hijau. Semua tergantikan oleh tegaknya gedung-gedung yang tak ramah lingkungan.

Pada dasarnya pohon besar berfungsi untuk menahan terpaan angin yang bertiup kencang entah bersama hujan atau tidak”.

Alternatif Solusi

Cepat atau lambat lingkungan akan mengalami degradasi jika tidak ada langkah konkret untuk mencegahnya. Salah satu upaya yang harus ditempuh untuk mencegah yaitu dengan memperhatikan tata ruang kota dan daya dukung lingkungan alam terhadap lingkungan. Kota yang maju adalah kota yang mau menata dirinya dengan sebaik-baiknya atas dasar daya dukung lingkungan. Menata sebuah kota untuk menjadi ramah terhadap lingkungan merupakan upaya untuk mengahargai alam. Alam adalah aset terbesar yang harus dijaga. Sistem kota yang ramah lingkungan akan terhidar dari dampak negatif/buruk terhadap kehidupan. Mari bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan. Ingat!! masa depan adalah apa yang telah kita pikirkan dan perbuat pada saat ini. Tinggal kita menentukan yang baik atau buruk???.

”Kota yang maju adalah kota yang mau menata dirinya dengan sebaik-baiknya atas dasar daya dukung lingkungan”.





Bak Semut Melawan Gajah = Rakyatpun Bisa Melawan Penguasa (Pemerintah)

28 04 2008

Dalam keseharian kita, disekitar kita dan dilingkungan kita. Kita tentu mengetahui jenis hewan itu. Semut dengan tubuh yang kecilnya dan gajah dengan tubuh yang besarnya.Tidak mengherankan jika semut bisa mengalahkan gajah. Mau tau?. Pada dasarnya semua yang tidak mungkin adalah mungkin. Semut yang berukuran kecil ternyata mampu mengalahkan sang gajah yang bertubuh besar. Semut memiliki banyak trik yang luar biasa. Salah satunya yaitu semut mengajak rekan-rekannya untuk bekerjasama untuk mengalahkan sang gajah. Tersusunlah strategi yang apik. Dengan kerjasama yang manis dan terkoordinasi dengan baik akhirnya semut-semut tersebut mampu merubuhkan sang gajah dengan mudahnya. Mereka menggigit dan menaiki tubuh besar gajah. Sebagian lagi menuju telinga dan belalainya lalu menggigitnya hingga gajah tak mampu lagi berdiri tegak. Tidak lama kemudian ambruklah sang gajah bertubuh besar nan angkuh ke dasar tanah.

 

Perumpamaan diatas bukanlah hal yang mengada-ngada atau dibuat-buat. Kita bisa mengambil hikmah yang tersembunyi dari perumpamaan diatas. Kisah semut yang dapat melumpuhkan sang gajah bertubuh besar. Dalam lingkungan sosial masyarakat dan bernegara. Kita bisa melihat berbagai kejadian yang terus melanda masyarakat kecil (rakyat minoritas). Rakyat yang hidup dalam kesederhanaan dan kecukupan selalu merasakan sengsara akibat ulah penguasa/pemerintah. Pemerintah telah melupakan tanggungjawabnya untuk peduli dan berbakti pada rakyat. Ketidakpedulian itu terlihat dari hari kehari terdengar berita yang tidak mengenakkan. Berita itu lagi-lagi tentang korupsi yang dilakukan oleh pemerintah. Rasanya kelakuan korupsi semakin menjadi-jadi seperti tidak ada selesainya. Kelakuan pejabat bejat yang duduk di dewan perwakilan ’rakyat’ tidak malu ketika tertangkap basah melakukan korupsi. Seolah-oleh mereka tidak sadar dengan posisi dia dan tanggungjawabnya. Seharusnya  mereka ’malu’ kepada rakyat atas tidakannya itu.

 

Informasi lainnya adalah pemerintah yang telah bertindak kasar dengan menggusur rumah-rumah penduduk dengan sewenang-wenang yang nyatanya adalah milik rakyat. Seperti peristiwa penggusuran secara paksa yang pernah terjadi di jakarta utara. Pemerintah atas nama kepentingan kapitalis memaksa menggusur hak-hak rakyat dengan cara yang tidak manusiawi. Mereka membakar rumah  penduduk. Ingat! Pemerintah tidak punya hak milik tanah, pemerintah hanya memiliki hak menguasai. Harus di Ingat!. Memiliki juga berarti menguasai. Jadi tindakan salah kaprah yang selama ini dilakukan oleh pemerintah terhadap rakyat harus di lawan!. Kalian ingat tidak dengan pahlawan HAM Kita (munir) yang berjuang membela hak rakyat untuk kebenaran, namun lenyap dibunuh oleh penguasa negeri ini. Dan kasusnya sampai sekarang belum tuntas, hampir dipetieskan. Ada lagi  seorang seniman (wiji tukul) yang berani melawan ketidakadilan pemerintah pada saat itu, namun tidak lama lenyap tak terlacak. Masih banyak kasus-kasus lain, yang merenggut orang-orang yang peduli pada kebenaran dan berani melawan kebatilan.

 

Waktunya untuk melawan

Pernah denger kata seperti inikan : sabar pun ada batasnya!!. Rasa-rasanya sabarnya rakyat kecil sudah melampaui batas. Rakyat bosan dengan kelaukuan pejabat bejat yang selalu membuat rakyat kecil menderita. Dan sebaliknya, pemerintah malah membela para kapitalis yang seharusnya tidak perlu dibela. Pernah keluar dari kata-kata bung karno paling tidak seperti ini : bebaskan rakyat dari belenggu imperialisme dan kapitalisme. Rakyat harus dilindungi bukan malah dikibulin. Aksi tipu-tipu pemerintah terhadap rakyat harus diakhiri. Saatnya rakyat melawan. Ketidakadilan harus dirubah menjadi adil. Rakyat bersatu untuk melawan kebobobrakan penguasa yang tak memihak rakyat. Dengan bersatunya rakyat maka kekuatan untuk melawan penguasa adalah hal mudah. Gerakan-gerakan perlawanan harus segera dimulai dari sekarang. Sekarang atau tidak sama sekali.

 

Di tulis saat di dpn lab. Jurusan PKP UNS. Sambil mencoba HOTspot yang aktif kembali. 28 april 2008. henry_ryu_green.